Area Misterius di Matahari Berhasil Diabadikan

Area Misterius di Matahari Berhasil Diabadikan

NASA, baru-baru ini mengungkap temuan area misterius yang belum diketahui asal-usulnya pada matahari. NASA menangkap gambar salah satu bagian matahari tersebut melalui bantuan observatorium solar IRIS.

Dari cuplikan Latimes, Jumat, (26/7/13), NASA menkonfirmasikan tangkapan pertama dan perolehan data baru dari observatorium solar IRIS. Detail gambar ini menunjukkan sebuah lapisan matahari yang belum diketahui, yang dilapis di antara permukaan dan korona luar.

Para peneliti baru saja mulai menganalisis data dari IRIS, yang dikenal secara resmi sebagai  (Interface Region Imaging Spectrograph). Tujuan utama dari misi ini adalah untuk menjelaskan bagaimana lapisan misterius ini, yang dikenal sebagai wilayah antarmuka, memberikan tenaga pada atmosfer matahari dan memunculkan pergolakan angin matahari yang mengalir melalui tata surya.

Penelitian ini bisa membantu ilmuwan memperkirakan munculnya letupan matahari atau solar flare dan aktivitas desktruktif lainnya. Fenomena ini diketahui bisa mengganggu dan menon-aktifkan satelit, jaringan listrik dan layanan GPS.

NASA meluncurkan IRIS dengan panjang 7 kaki pada 27 Juni 2013. Kamera luar angkasa dengan berat 440 pound ini mengorbit di atas Bumi dan terus memberikan data pengamatan matahari selama misi dua tahun.

IRIS juga menangkap data mengenai panjang gelombang yang menunjukkan perbedaan kecerahan dan suhu antara permukaan dan korona di berbagai lokasi matahari. Informasi ini akan membantu ilmuwan memahami bagaimana daerah antarmuka memanaskan plasma dari suhu 6.000 hingga jutaan derajat Fahrenheit.

"Bagaimana atmosfer dipanaskan hingga jutaan derajat merupakan salah satu misteri fisika matahari," kata astrofisika Lockheed Martin dan ilmuwan IRIS, Bart DePontieu.